MPLS Hari Keempat: Membangun Karakter dan Budaya Positif di SMAN 1 Wirosari
Photo by: krealistik
Wirosari, 16 Juli 2026 — Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMAN 1 Wirosari menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berfokus pada penanaman karakter, peningkatan literasi digital, serta pembentukan budaya positif. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/7) ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru sebagai bekal dalam menjalani kehidupan belajar di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SMAN 1 Wirosari, serta lagu Rukun Sama Teman sebagai bentuk penanaman rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap sekolah, dan semangat kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti pembukaan kegiatan dengan tertib dan penuh semangat.
Setelah pembukaan, peserta menerima materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Sersan Dua Jiyan Susanto dari TNI. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Sersan Dua Jiyan Susanto menegaskan bahwa keempat pilar tersebut merupakan pedoman penting bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. "Kita harus memegang teguh empat pilar tersebut. Jika tidak, kalian bisa terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.
Materi kedua disampaikan oleh Bapak Tri Winarno, S.Pd. mengenai pengenalan visi dan misi serta profil SMAN 1 Wirosari. Melalui materi tersebut, peserta didik baru diperkenalkan dengan nilai-nilai, tujuan, dan berbagai program unggulan sekolah sebagai bekal untuk mengenal lingkungan belajar serta budaya yang diterapkan di SMAN 1 Wirosari.
Usai penyampaian materi, peserta didik baru kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti sesi Question Time. Pada sesi ini, peserta diberikan sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus memperkuat ingatan mereka terhadap materi yang telah diterima.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan pentas seni (Pensi) sebagai persiapan penampilan pada penutupan MPLS. Setelah itu, peserta melaksanakan istirahat, salat, dan makan (Ishoma) sebelum mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.
Pada sesi siang, peserta didik baru menyaksikan demonstrasi berbagai ekstrakurikuler di SMAN 1 Wirosari, di antaranya Musik, Karya Ilmiah Remaja (KIR), Pencak Silat, Palang Merah Remaja (PMR), dan Karawitan. Penampilan tersebut bertujuan memperkenalkan berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi dan prestasi yang dapat dikembangkan selama bersekolah di SMAN 1 Wirosari.
Melalui rangkaian kegiatan pada hari keempat ini, peserta didik baru diharapkan mampu menumbuhkan karakter yang baik, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membangun budaya positif di lingkungan sekolah. Selain itu, pengenalan ekstrakurikuler diharapkan dapat mendorong peserta untuk mengembangkan minat, bakat, dan prestasi sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 1 Wirosari.
Penulis:
Fatim Permata Putri. (XI.5)
-Tim Jurnalistik SMAN 1 wirosari
Jadilah yang pertama berkomentar di sini