Detail Berita

Menjaga Bumi, Membangun Generasi: Aksi Pemilahan Sampah SMAN 1 Wirosari

Senin, 10 Agustus 2026 12:35 WIB
1 |   -

Menjaga Bumi, Membangun Generasi: Aksi Pemilahan Sampah SMAN 1 Wirosari

 

 

Dibutuhkan waktu 10 hingga 1.000 tahun bagi plastik untuk terurai secara alami. Sampah plastik merupakan permasalahan yang sangat serius bagi kesehatan lingkungan dan bumi kita. Oleh karena itu, diperlukan pemikiran maju dan kritis untuk mengatasi permasalahan sampah plastik ini. Guna menangani hal tersebut, SMA Negeri 1 Wirosari telah menerapkan langkah dasar yang ditanamkan kepada seluruh siswa-siswinya.

Pada 7 Agustus 2026, telah diadakan kegiatan rutin pemilahan sampah yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Seluruh siswa-siswi kelas 10, 11, dan 12 diminta untuk memilah antara sampah organik yang dapat terurai oleh alam dan sampah anorganik yang tidak dapat terurai dalam waktu singkat.

Pada pukul 07.10 WIB, dilaksanakan kegiatan pemilahan sampah yang didampingi oleh wali kelas masing-masing. Setiap sampah yang dikumpulkan oleh tiap kelas kemudian ditimbang oleh petugas tim Adiwiyata. Mereka mencatat dan mendata jumlah sampah yang terkumpul secara rinci. Pendataan tersebut sangat penting dan dibutuhkan oleh SMA Negeri 1 Wirosari untuk dikirimkan kepada penyelenggara kegiatan Adiwiyata Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban serta bukti nyata komitmen sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kebiasaan dan kepedulian lingkungan yang berkelanjutan di kalangan siswa-siswi.

Adapun informasi dari Bapak Muhammad Rofi'i, S.Pd. "Setelah melalui proses pendataan dan penimbangan, sampah-sampah tersebut kemudian dikirim ke bank sampah Adiwiyata. Di tempat inilah SMA Negeri 1 Wirosari menjual sampah plastik yang telah dikumpulkan, yang pada akhirnya memberikan nilai guna serta menjadi sumber pendapatan tambahan bagi sekolah."

Hasil dari penjualan sampah tersebut tidak hanya bermanfaat secara finansial, tetapi juga dialokasikan kembali untuk mendukung berbagai program lingkungan di sekolah, seperti penghijauan dan pengadaan sarana kebersihan. Melalui skema pemilahan hingga pengelolaan bernilai ekonomi ini, SMA Negeri 1 Wirosari tidak sekadar mengajarkan teori-teori lingkungan, melainkan telah menanamkan pola pikir sirkular dan kepedulian nyata yang dapat membentuk karakter generasi muda berwawasan lingkungan.

 

Penulis: Niken Meilda Wijayanti (XI.2)


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini