Euforia Class Meeting yang Penuh Semangat dan Evaluasi
Photo by: @krealistik
Pelaksanaan class meeting di SMA Negeri 1 Wirosari yang dilaksanakan pada tanggal 7-17 Desember 2025 berlangsung dalam suasana yang meriah, ramai, dan penuh semangat kebersamaan. Sejak awal, area pertandingan dipadati oleh siswa dari berbagai kelas yang dengan antusias memberikan dukungan kepada tim masing-masing. Sorak sorai suporter, yel-yel kelas, serta interaksi antar siswa menciptakan euforia khas class meeting yang menjadi ciri utama kegiatan ini sekaligus mempererat rasa kebersamaan warga sekolah.
Salah satu pertandingan yang paling menyita perhatian adalah laga semifinal antara kelas XII.6 dan XII.5. Pertandingan berlangsung sengit dengan kejar-kejaran poin hingga menit akhir. Dukungan suporter yang ramai namun tetap terkendali membuat suasana semakin hidup. Kelas XII.6 akhirnya berhasil memenangkan pertandingan dan melaju ke babak final, disambut sorak sorai penonton yang memenuhi area lapangan.
Di tengah tingginya antusiasme pertandingan, beberapa kejadian yang berkaitan dengan keselamatan peserta juga sempat terjadi. Dalam pertandingan yang melibatkan kelas XII.10, seorang pemain terpeleset akibat kondisi lantai yang licin hingga sempat berbenturan dengan pemain lain. Demi menjaga keselamatan, pertandingan dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan setelah pemain mendapatkan penanganan serta dinyatakan dalam kondisi aman. Situasi tersebut dapat dikendalikan dengan baik dan pertandingan kembali berlangsung kondusif.
Antusiasme tinggi juga terlihat dalam pertandingan basket putri. Namun, dalam pelaksanaannya terjadi beberapa cedera ringan. Pemain dari kelas XII.7 mengalami kaki terkilir akibat kontak dengan lawan, sementara pemain dari kelas XI.6 terjatuh dan mengalami ketidaknyamanan pada kaki sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal. Meskipun demikian, jalannya pertandingan tetap dapat dilanjutkan dan suasana tetap terjaga.
Euforia class meeting tidak hanya terasa di dalam lapangan, tetapi juga di area sekitar pertandingan. Di koridor pertandingan antara kelas XII.9 dan X.1, terjadi protes dari salah satu suporter kelas XII.9 terkait pencatatan skor oleh petugas OSIS. Poin dipermasalahkan karena dinilai tercatat sebelum wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Situasi sempat memanas akibat tingginya emosi dan kepadatan suporter, namun tidak berkembang menjadi konflik fisik. Dengan bantuan Bapak Tri Winanto, S.Si selalu waka kesiswaan permasalahan berhasil diredam dan diputuskan bahwa pertandingan dimenangkan oleh kelas X.1. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting terkait ketelitian teknis pertandingan serta pengendalian suporter.
Pada cabang futsal, semangat dan antusiasme siswa juga terlihat sangat tinggi. Dalam salah satu pertandingan, pemain dari kelas X.1 terjatuh dan tertindih oleh pemain lain sehingga mengalami sesak napas akibat kondisi fisik yang kurang fit. Pada pertandingan lainnya, pemain dari kelas X.2 mengalami benturan dengan pemain lawan yang memiliki postur tubuh lebih besar. Kedua pemain segera mendapatkan penanganan dari tim PMR dan tidak melanjutkan pertandingan demi keselamatan.
Memasuki pelaksanaan di hari-hari berikutnya, meskipun durasi kegiatan lebih singkat, suasana class meeting tetap hidup dan penuh semangat. Dalam pertandingan futsal, kiper dari kelas XII.7 terjatuh saat berusaha menangkap bola akibat kontak dengan pemain lawan sehingga harus digantikan. Selain itu, pada pertandingan futsal kelas XI.3, seorang pemain tetap mengikuti pertandingan meskipun diketahui mengalami cedera kaki sebelumnya akibat terjatuh dari sepeda motor, sehingga tidak dapat bermain secara maksimal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan class meeting SMA Negeri 1 Wirosari Tahun 2025 berjalan dengan lancar, meriah, dan penuh antusiasme. Berbagai dinamika yang terjadi selama kegiatan menjadi bahan evaluasi penting bagi panitia, khususnya terkait keselamatan pemain, ketelitian teknis pertandingan, serta pengelolaan suporter. Di balik berbagai kejadian tersebut, class meeting tetap menjadi momen berharga yang memperkuat kebersamaan dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh warga sekolah.
Penulis: Chika Avrillia P. (XI.4) & Hilmi Allam M. (X.6), Tim Jurnalistik SMAN 1 Wirosari
Jadilah yang pertama berkomentar di sini